Hitung interval drain & refill spa berdasarkan jumlah pengguna dan frekuensi penggunaan.
Alat ini memberi tahu Anda seberapa sering harus menguras dan mengisi ulang spa sepenuhnya berdasarkan volumenya yang kecil dan beban perenang yang pekat. Mulailah dengan volume air spa dalam galon (atau liter); sebagian besar hot tub portabel menampung 250-500 galon (950-1.900 L). Lalu perkirakan jumlah rata-rata pemakai per hari, dengan menghitung perendaman lama atau seorang anak sebagai satu pemakai penuh, karena setiap orang melepaskan keringat, minyak kulit, losion, dan kosmetik ke dalam air yang sangat sedikit. Secara opsional catat total dissolved solids (TDS) jika Anda memantaunya, karena garam terlarut dan produk sampingan kimia menumpuk seiring Anda terus menambahkan sanitizer dan penyeimbang. Tidak seperti kolam besar, spa memekatkan kontaminan dengan cepat: bak 350 galon yang panas, beraerasi, dan banyak dipakai bisa kotor dalam hitungan minggu. Catat jenis sanitizer tipikal Anda dan seberapa keruh atau berbusa air menjadi dari waktu ke waktu, karena busa yang naik dan bau kimia yang membandel adalah sinyal praktis bahwa batas pengenceran sudah mendekat dan pengisian segar perlu dilakukan.
Metode: rumus interval pengurasan yang banyak dipakai adalah Hari antar penggantian = (Volume dalam galon / 3) / Rata-rata pemakai harian. 'Dibagi 3' mencerminkan betapa cepat air spa menjadi jenuh relatif terhadap air kolam. Contoh perhitungan, spa 350 galon (1.325 L) yang dipakai 3 pemakai per hari: 350 / 3 = 116,7, lalu 116,7 / 3 = sekitar 39 hari, jadi kuras dan isi ulang kira-kira setiap 5-6 minggu. Spa 300 galon (1.135 L) yang jarang dipakai dengan 1 pemakai: 300 / 3 = 100 hari. Spa 400 galon (1.515 L) yang sibuk dengan 5 pemakai: 400 / 3 = 133, dibagi 5 = sekitar 27 hari. Sebagai pemeriksaan silang, TDS yang naik lebih dari sekitar 1.500 ppm di atas baseline air keran segar Anda juga menandakan penggantian sudah terlambat, terlepas dari hitungan kalender.
Air segar penting demi keamanan, bukan sekadar kejernihan. Begitu air jenuh dengan limbah organik dan padatan terlarut, klorin atau bromin kesulitan mempertahankan residual sanitizer, dan lingkungan yang hangat serta beraerasi adalah persis tempat patogen yang ditandai panduan CDC Healthy Swimming dapat bertahan, sehingga air yang terlalu jenuh adalah risiko kesehatan yang nyata, bukan semata estetika. Kesalahan umum adalah mengejar air keruh dan berbusa dengan bahan kimia yang makin banyak alih-alih menguras, yang hanya menaikkan TDS lebih lanjut dan memboroskan produk. Kuras ke lokasi yang aman jauh dari saluran air hujan dan tanaman, karena air berklorin merusak vegetasi; biarkan kadarnya menetral atau lakukan deklorinasi lebih dahulu. Lap cangkang dan bersihkan filter selagi kosong, bilas menyeluruh untuk menghilangkan residu pembersih, lalu isi ulang dan seimbangkan dari awal, dimulai dengan alkalinitas, lalu pH, lalu sanitizer, dengan menguji ulang setelah air mencapai suhunya. Hitung ulang interval Anda setiap kali beban perenang berubah.
Formula standar adalah (Galon / 3) / Pengguna Harian. Untuk spa 300 galon yang digunakan oleh 2 orang setiap hari, Anda harus menguras dan mengisi ulang setiap 50 hari.
Pada akhirnya, air menjadi 'jenuh' dengan padatan terlarut (TDS) seperti sel kulit, losion, dan produk sampingan kimia. Pada titik ini, air menjadi keruh dan bahan kimia kehilangan efektivitasnya.
Gunakan pembersih permukaan spa khusus atau larutan cuka lemah untuk mengelap shell. Pastikan Anda membilas hingga bersih dan menyeka sisa residu sebelum mengisi ulang.